UI/UX CASE STUDY

EIGER Adventure

EIGER Adventure merupakan brand penyedia perlengkapan kegiatan luar ruang asal Indonesia yang memenuhi berbagai kebutuhan perlengkapan dan peralatan bagi gaya hidup para penggiat alam terbuka di iklim tropis. 

Platform :

Tentang Project

Ringkasan Project

Tujuan Eiger adalah menjadi mitra petualangan yang paling disukai pelanggannya, dan oleh karena itu mereka terus meningkatkan pengalaman berbelanja pelanggan baik online maupun offline.

Tahun lalu, Eiger meluncurkan situs belanja online di https://eigeradventure.com/ dan aplikasi mobile, keduanya masih memiliki banyak ruang untuk perbaikan. Selain itu saat ini Eiger sedang mengembangkan area petualangan outdoor dengan toko fisik yang dipadukan dengan digitalalisasi.

Bagaimana Eiger dapat membantu pelanggan menciptakan pengalaman berbelanja yang lancar dan menyenangkan saat pelanggan berbelanja online ke offline dan sebaliknya.

Peran Saya

Research

User Persona

Userflow

Wireframe

UI/UX Audit

Goals

Tujuan Bisnis

Menjadikan Eiger sebagai tempat yang tepat untuk segala kebutuhan aktivitas luar ruangan dan meningkatkan penjualan.

Pengalaman Pengguna

Pengalaman berbelanja yang lancar dan menyenangkan saat pelanggan berbelanja online ke offline dan sebaliknya.

Proses Desain Research Analysis Pain Poin Persona Empathy Map User Flow Wireframe Solution

Inspirasi

Mengajukan pertanyaan untuk mencari tahu masalah apa yang orang-orang hadapi.

Ide

Memilih ide-ide yang paling menjanjikan yang nantinya akan dibuat prototipe dan diuji.

Implementasi

Implementasi adalah proses mengubah ide menjadi solusi nyata seperti prototipe.

Validasi

Menguji produk dalam bentuk prototipe dengan pengguna sebenarnya.

Research Survey Interview

User Research

Saya menelusuri dengan mengadakan survei sederhana menggunakan google form dengan beberapa bertanyaan terkait kebutuhan dan masalah apa yang saat ini dialami selama membeli produk fashion/outdoor gear di toko online dan toko fisik. Riset ini berfokus pada pemahaman perilaku pembeli, kebutuhan, dan motivasi apa yang dibutuhkan untuk membeli suatu produk.

Mengikuti dua metode penelitian yaitu analisis kuantitatif dan kualitatif.  Dalam analisis kuantitatif, saya telah melakukan survei 20 pertanyaan terhadap 34 orang responden. Dalam analisis kualitatif, saya telah mewawancarai 4 orang yang hobi membeli produk outdoor gear untuk memahami kesulitan yang mereka hadapi saat membeli produk tersebut.

Survey Kuantitatif

Berapa umur kamu ?

No Data Found

Jenis kelamin ?

No Data Found

Pekerjaan ?

No Data Found

Apakah kamu lebih sering berbelanja produk fashion / outdoor gear secara online atau offline?

No Data Found

Pada skala 1 hingga 10, sejauh mana kamu puas dengan pengalaman berbelanja produk fashion atau outdoor gear secara online?

No Data Found

Pada skala 1 hingga 10, sejauh mana kamu puas dengan pengalaman berbelanja produk fashion atau outdoor gear secara offline?

No Data Found

Seberapa sering kamu mencari inspirasi produk fashion / outdoor gear online sebelum melakukan pembelian?

No Data Found

Seberapa sering kamu mencoba pakaian atau produk outdoor gear secara langsung sebelum membeli?

No Data Found

Seberapa sering kamu melakukan riset online tentang produk fashion / outdoor gear sebelum membelinya di toko fisik ?

No Data Found

Seberapa sering kamu menemukan penawaran khusus atau diskon online yang mendorong kamu untuk berbelanja di toko fisik?

No Data Found

Apakah kamu setuju bahwa integrasi stok antara platform online dan toko fisik dapat meningkatkan pengalaman berbelanja?

No Data Found

Apakah kamu setuju bahwa melihat koleksi produk secara lengkap di kedua platform dapat meningkatkan kenyamanan berbelanja?

No Data Found

Seberapa sering kamu menggunakan program diskon atau loyalty untuk berbelanja di kedua platform (online dan offline)?

No Data Found

Sejauh mana kamu setuju bahwa program diskon atau loyalty dapat memotivasi kamu untuk berbelanja lebih sering?

No Data Found

Apakah media sosial memengaruhi keputusan kamu untuk berbelanja produk fashion / outdoor gear secara online atau offline?

No Data Found

Seberapa sering kamu memberikan masukan atau saran kepada merek/brand terkait pengalaman berbelanja kamu?

No Data Found

Sejauh mana kamu merasa bahwa merek/brand mendengarkan masukan kamu terkait pengalaman berbelanja?

No Data Found

Seberapa penting bagi kamu untuk memiliki kemudahan pengiriman dan pengembalian produk fashion / outdoor gear ketika berbelanja online / offline?

No Data Found

Apa yang membuatmu nyaman belanja di toko online ?

No Data Found

Apa yang membuatmu nyaman belanja langsung di toko fisik ?

No Data Found

Wawancara Kualitatif

Dalam wawancara ini saya mengajukan sedikit pertanyaan namun setiap pertanyaan saya gali jauh lebih dalam lagi untuk mendapatkan masalah dan solusi dari setiap responden, contoh beberapa pertanyaan yang saya ajukan diantaranya :

  1. Bagaimana pengalaman kamu ketika berbelanja produk fashion secara online dan offline?
  2. Bagaimana menurut kamu integrasi antara pengalaman berbelanja online dan offline dapat meningkatkan kepuasan pelanggan?
  3. Apa yang bisa dikembangkan dari segi digitalisasi untuk meningkatkan penjualan di toko fisik agar tidak kalah dengan toko online ?
  4. Seberapa sering kamu menggunakan program diskon atau loyalty ketika berbelanja produk fashion, dan bagaimana pengalaman kamu dengan program tersebut?

Saya lebih suka berbelanja online karena lebih praktis, tetapi ketika berbelanja offline, saya dapat mencoba pakaian secara langsung sebelum membeli. Secara keseluruhan, pengalaman online lebih nyaman tetapi offline memberikan kepastian tentang ukuran dan kualitas.

Saya pikir jika saya dapat melihat stok toko fisik secara online dan mendapatkan diskon khusus jika membeli di toko setelah melihat produk secara online, itu akan membuat pengalaman berbelanja lebih menyenangkan. Integrasi yang baik akan memberikan kenyamanan dan nilai tambah.

Saya cukup sering menggunakan program diskon, terutama saat belanja online. Namun, saya merasa bahwa beberapa program kurang fleksibel dalam penggunaannya di toko fisik. Jika program tersebut dapat diakses dan digunakan dengan mudah di kedua platform, saya akan lebih termotivasi untuk memanfaatkannya.

Setelah saya mencoba aplikasi mobile Eiger saya merasa sulit menemukan lokasi toko fisik yang ada disekitar lokasi saya, saya tidak menemukan titik lokasi saya berada dan toko fisik di radius saya berada.

Gunakan teknologi Augmented Reality (AR) atau layar interaktif di toko untuk memberikan pengalaman belanja yang lebih menarik. Pelanggan dapat mencoba pakaian virtual atau melihat ulasan produk melalui teknologi ini.

Mungkin bisa menggunakan layar digital atau proyektor untuk menampilkan promosi dan kampanye pemasaran di toko fisik. Hal ini dapat membantu meningkatkan kesadaran pelanggan terhadap penawaran dan diskon.

Identifikasi Masalah & Solusi

Masalah

Melalui survei tersebut saya mendapatkan feedback terkait beberapa masalah yang ditemui dari berbagai responden, disini saya mengambil beberapa pain point saja yang menurut saya secara garis besar itu sama masalahnya.

Solusi

Solusi yang dilakukan adalah dengan mengembangkan platform digital yang sudah ada serta mengintegrasikan dengan toko fisik sehingga proses bisnis hingga end-to-end user dapat terjadi dengan baik.

User Persona

Saya suka merasakan bahan dan melihat detail produk secara langsung. Tapi kadang-kadang produk yang saya lihat online tidak ada di toko fisik.

Fera, 24

Customer Services

Demografis

  • Usia: 28 tahun
  • Pekerjaan: Customer Services
  • Lokasi: Jakarta
  • Status : Menikah
  • Pendidikan : S1 Akuntansi

Bio

Fera adalah seorang wanita karir yang bekerja sebagai customer services disalah satu perusahaan ecommerce ternama, disela kesibukannya bekerja dia selalu menyempatkan mengambil cuti untuk sekedar healing ke tempat-tempat outdoor seperti hikking, trekking, camping. Dengan hobinya itu fera mempunyai banyak koleksi produk outdoor gear dan masih menelusuri merk merk pilihan untuk dijadikan brand favoritnya.

Personality

  1. Intersted
  2. Active
  3. Creative
  4. Loyal

Goals & Motivasi

  1. Ingin kemudahan dan kenyamanan saat berbelanja baik online dan offline.
  2. Menghargai diskon eksklusif dan promosi khusus yang sering ditemukan secara online.
  3. Menilai pengalaman pengembalian yang mudah dan efisien.

Pain Points

  1. Kesulitan menemukan produk yang sama di toko fisik setelah melihatnya online.
  2. Tidak dapat menggunakan diskon online atau mengakses penawaran khusus saat berbelanja di toko fisik.
  3. Pengalaman pengembalian yang tidak terkoordinasi antara online dan offline.

Priority

Lengkap, Informatif, Mudah dan Interaktif.

Empathy Map

Needs

  1. Memerlukan informasi produk yang jelas dan akurat.
  2. Proses pengembalian yang mudah dan dipahami.
  3. Dapat menemukan stok dan ukuran yang sesuai.
  4. Mencari pengalaman berbelanja yang nyaman dan interaktif.
  5. Kebutuhan akan saran dan panduan dari penjaga toko.

Think and Feel

  1. Saya suka kemudahan berbelanja online, tetapi khawatir produk yang saya pesan tidak sesuai harapan.
  2. Rasa was-was dan kekhawatiran terkait ukuran, kualitas, dan tampilan produk yang tidak dapat dilihat langsung.
  3. Saya ingin dapat mencoba pakaian dan merasakannya sebelum membeli.
  4. Rasa senang ketika dapat mencoba langsung, tetapi mungkin kecewa jika ukuran atau model yang diinginkan tidak tersedia di toko fisik.

Do and Say

  1. Melihat ulasan produk dan mencari opini pelanggan sebelum membeli.
  2. Membandingkan harga dan mencari diskon atau promosi khusus.
  3. Menghabiskan waktu untuk mencoba berbagai produk sebelum membuat keputusan pembelian.
  4. Seringkali meminta saran dari penjaga toko atau teman.

Pains

  1. Kesulitan menemukan produk yang sama di toko fisik setelah melihatnya online.
  2. Tidak dapat menggunakan diskon online atau mengakses penawaran khusus saat berbelanja di toko fisik.
  3. Pengalaman pengembalian yang tidak terkoordinasi antara online dan offline.

User Flow

Flow saat ini

Banyak responder memiliki kebutuhan inti dalam menggunakan aplikasi EIGER Adventure untuk mencari dan membeli produk dan sejauh ini mereka menjalaninya dengan proses demikian.

Klik gambar untuk memperbesar.

Flow Perbaikan

Dan saya telah memberi beberapa perubahan besar terkait navigasi utama dan menambahkan beberapa fitur sesuai solusi yang telah di sebutkan pada section identifikasi masalah dan solusi.

Klik gambar untuk memperbesar.

Design Augmented Reality Sketch Wireframe

Augmented Reality

Membuat teknologi Augmented Reality (AR) atau layar interaktif di toko untuk memberikan pengalaman belanja yang lebih menarik. Pelanggan dapat mencoba pakaian virtual atau melihat ulasan produk melalui teknologi ini.

Sketch

Ditengah melihat dan membaca hasil riset saya mencoba membuat sketsa dikertas. Mengaudit mobile aplikasi yang ada sekarang, melihat apa yang bisa di improve dari sisi UI/UX serta memasukan solusi-solusi dari hasil riset.

Wireframe

Yang kemudian saya sempurnakan secara digital menjadi wireframe low fidelity.

Visual Design

Tidak sampai disitu, disini saya mencoba memvisualisasikan dengan desain High-Fidelity dengan pilihan warna hitam dan orange dari brand Eiger, namun berdasarkan pain points dan solusinya terdapat beberapa perubahan yang cukup signifikan seperti:

  1. Halaman force berikan izin akses lokasi
  2. Halaman utama homepage
  3. Susunan main menu
  4. Terdapat halaman listing toko yang berisikan maps
  5. Perubahan halaman profil
  6. dan beberapa perubahan lainnya

Old UI Design

New UI Design

Kesimpulan

Dalam studi kasus ini, saya telah menjelajahi pengalaman berbelanja pakaian di dua platform yang krusial bagi konsumen modern, toko online dan toko fisik. Dengan fokus pada integrasi yang masih minim antara kedua platform ini, saya menemukan sejumlah pain points yang dapat diatasi untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih harmonis dan memuaskan.

Namun, di balik setiap tantangan, terbuka pula peluang besar untuk meningkatkan pengalaman berbelanja. Melalui integrasi yang lebih baik antara toko online dan toko fisik, serta penerapan solusi digital yang cerdas, dapat diciptakan lingkungan berbelanja yang lebih menyenangkan, terhubung, dan memuaskan.

Semangat untuk terus berinovasi, mengatasi hambatan, dan menciptakan solusi yang memperkuat hubungan antara dunia online dan dunia nyata. Dengan demikian, kita dapat membawa pengalaman berbelanja ke tingkat baru, di mana setiap pembelian bukan hanya sebuah transaksi, tetapi sebuah petualangan yang dinanti-nantikan oleh setiap pelanggan.

Terima Kasih.

Agus Susanto